TOBELO – Momentum hari ulang tahun (HUT) Kabupaten Halmahera Utara ke 19 tahun yang jatuh pada Rabu (31/5/2022), dijadikan kilas balik mengenang kembali para pendahulu yang telah berjuang untuk pemekaran Kabupaten Halmahera Utara.
Peringatan HUT Kabupaten Halmahera Utara ke – 19 dilaksanakan melalui paripurna terbuka yang dipimpin Ketua DPRD Halut Janlis G. Kitong, didampingi dua wakil ketua dan juga anggota DPRD, dan dihadiri Bupati Frans Manery dan Wakil Bupati Muchlis Tapi Tapi, dan sejumlah anggota DPRD Halut, Forkopimda, Sekda, mantan Bulati Halut Hein Namotemo dan mantan Sekda Halut Piet H. Babua.
Ketua DPRD Halut Janlis G. Kitong
dalam sambutannya menyebut, momentum HUT Kabupaten Halut setelah dimekarkan pada tahun 2003 lalu, merupakan sebuah refleksi secara menyeluruh tentang bagaimana pembentukan Kabupaten tersebut.
Selain itu kata dia, DPRD dalam melakukan reses masih ditemukan bahwa banyak kekurangan yang harus jadi perhatian.
“Memang kami melihat masih banyak kekurangan dan perlu dilakukan sebagai bagian untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan peningkatan infrastruktur serta perekonomian, namun pembangunannya dilakukan sesuai dengan porsi dan kondisi keuangan,” katanya.
Untuk itu lanjut dia, kedepan dalam penguyusanan anggaran pemda harus lebih selektif untuk menetapkan skala prioritas daerah yang dilakukan pemerintah Daerah.
Dia juga meminta, Pemda Halut untuk dapat memperhatikan hak dan kewajiban ASN, sehingga kedepannya apa yang menjadi aspirasi ASN dan Perangkat Desa dapat diperhatikan untuk di realiasasi.
“Setelah dipersiapkan regulasi dan administrasi pendukung sehingga dalam waktu yang akan datang dapat dicairkan apa yang menjadi hak ASN. Bahkan demikian halnya dengan tunjangan perangkat desa dapat segera diselesaikan. Ini kami melihat akan menjadi kado manis bagi semua pihak jika semua diselesaikan,” ungkap dia.
Dia juga mengapresiasi, kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati, karena dalam pengelolaan keuangan, Pemkab Halut mampu mempertahankan predikat WTP dari BPK RI Perwakilan Maluku Utara untuk kesekian kalinya.
Bahkan Pemda dinilai memberikan perhatian besar terhadap penanganan bagi rumah masyarakat yang terdampak bencana puting beliung di Kao Utara.
“Atas capaian WTP ini kami patut menyampaikan apresiasi dan hendak lebih baik lagi kedepan dalam pengelolaan keuangan daerah sehingga Halut lebih maju dan berkembang kearah yang diinginkan bersama. Begitupun sebagai apresiasi yang besar juga diberikan kepada anak-anak Halut yang telah berkiprah dalam perlombaan hingga tingkat nasional dan internasional yang kemudian Halut memperoleh medali emas lewat perlombaan boxing yang dimenangkan Diandra,” tandasnya.
Sementara, Bupati Halut Frans Manery mengantakan, dengan kegiatan yang dilakukan lewat paripurna terbuka, untuk peringatan HUT Halut ini merupakan starting poin dan tercatat dalam agenda daerah.
“Dalam rangka HUT ke 19 Kabupaten Halut diberikan apresiasi kepada semua pihak baik DPRD, aparatur pemerintah, TNI/Polri dan seluruh elemen masyarakat sehingga terdorongnya suasana kondusif di Halut,” kata dia.
Dia menegaskan, momentum memperingati HUT Kabupaten Halut ini dapat digunakan sebagai momentum mengingat kembali atas kerja keras yang dilakukan para pendahulu.
Kita semua perlu bersepakat dan berefleksi untuk harus bertekad memberikan yang terbaik bagi daerah ini.
Bupati Halut Frans Manery
Selain itu, Bupati mengajak, semua elemen yang ada, untuk melawan pandemi covid-19 yang masih melanda dunia termasuk Indonesia, sementara untuk vaksinasi sendiri saat ini Halut sudah mencapai 70 persen.
“Kami melihat ini sebagai upaya dukungan dan ketaatan segenap masyarakat untuk melakukan vaksinasi serta dukungan instansi pemerintah dan instansi terkait baik TNI dan Polri,” tutupnya.(Fer)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

