LABUHA – Operasi SAR pencarian korban kapal tenggelam KM. Cahaya Arafah, diperairan Desa Tokaka, Kecamatan Gane Barat, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara kembali dilanjutkan oleh tim SAR Gabungan.
“Dimana pada hari kelima pencarian ini tim SAR masih fokus lakukan penyelaman di titik tenggelamnya kapal Cahaya Arafah,” demikian disampaikan Kepala Basarnas Ternate Fathur Rahman pada Jumat (22/7/2022).
Dikatakan Fathur, Tim SAR dibagi menjadi 8 SRU, dengan melakukan pencarian di permukaan dan penyelaman sesuai rencana operasi masing-masing yang telah di buat. Dan pencarian di hari kelima ini ada penambahan satu unsur dengan armada dari Bakamla.
“Masing-masing Sru melakukan pencarian hingga 25 nautical mile dari lokasi kejadian dan tim penyelam masih melakukan penyelaman di titik yang sama, yaitu di dalam bingkai kapal KM. Cahaya Arafah. Pencarian dimulai pukul 07.30 dengan briving yang di pimpin oleh komandan tim,” ungkapnya.
Perlu diketahui jumlah korban tenggelamnya KM. Cahaya Arafah yang terdata sebanyak 77 orang, dari jumlah itu 64 orang selamat karena berenang ke darat dan diselamatkan warga, sisanya sebanyak 13 orang dikabarkan hilang saat tenggelam dan tim SAR Gabungan kemudian melakukan pencarian, bahkan penyelam diterjunkan tim SAR Gabungan dari hasil penyelaman lokasi bangkai kapal, dan ditemukan sampai hari keempat kemarin sudah sebanyak 10 orang dalam keadaan meninggal, tersisa 3 orang masih dalam pencarian.(red)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

