WEDA – Di akhir periode, Bupati Edi Langkara dan Wabup Abd Rahim Odeyani bakal melakukan panen padi di Trans Waleh, Kecamatan Weda Timur dan Trans Wairoro, Kecamatan Weda Selatan.
Dengan adanya panen padi tersebut, menandakan komitmen Elang-Rahim di bidang pertanian dan pangan terbukti berhasil.
Sebagaimana diketahui Bupati Edi Langkara menyampaikan, pangan merupakan kebutuhan pokok bagi manusia di samping sandang atau pakaian dan papan atau tempat tinggal.
“Di Indonesia pangan identik dengan beras karena hampir semua atau sebagian besar masyarakat Indonesia mengkonsumsi beras sebagai bahan makanan pokok dan sumber karbohidrat utama,” ucapnya.
“Ketahanan pangan bagi Indonesia berkaitan sangat erat dengan kecukupan penyediaan beras,” tuturnya. Padi sebagai tanaman penghasil beras menjadi komoditas yang sangat penting bagi Indonesia, selain sebagai penghasil bahan pangan pokok.
“Ketersediaan beras dengan dengan harga terjangkau bagi masyarakat merupakan faktor penting untuk ketahanan nasional, keamanan dan stabilitas pemerintahan,” paparnya.
“Dengan demikian padi bukan hanya penting sebagai komoditas pangan, tetapi juga penting sebagai komoditas ekonomis, komoditas budaya, komoditas strategis, dan komoditas politis,” tuturnya.
Sementara itu Kepala Dinas Pertanian Halteng, Yusmar Ohorella mengatakan, dengan program Bupati dan Wakil Bupati Edi Langkara dan Abd. Rahim Odeyani untuk terus mendorong potensi dan kekuatan petani di Kabupaten Halteng dalam rangka memanfaatkan dan mengelola sumberdaya tanah untuk kegiatan pertanian khususnya tanaman padi.
“Upaya ini dilakukan oleh Bupati dan Wakil Bupati dengan mendorong program penguatan ekonomi khususnya petani dengan memberikan berbagai alat mesin pertanian (hand traktor, kultivator, mesin panen, lantai jemur dan berbagai benih hortikultura),” akunya.
Dikatakannya, khususnya bantuan benih untuk tanaman pangan (padi). “Tepatnya tanggal 26 Nopember 2022 Bupati dan Wakil Bupati akan kembali melakukan panen padi dengan luasan 6,5 hektar yang berlokasi di Transmigrasi Waleh Kecamatan Weda Utara, sekaligus penyerahan bantuan benih hortikultura kepada petani,” akunya.
“Dan pada bulan Desember tahun 2022 di penghujung periode pertama kepemimpinan Edi Langkara dan Abd. Rahim Odeyani sebagai Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Tengah akan melakukan panen padi di Transmigrasi Wairoro dengan luas tanam sebesar 65 hektar,” tutupnya. (udy)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

