TERNATE – Meski ramadhan masih sebulan lagi, namun Pemkot Ternate sudah menyiapkan sejumlah skema dalam bulan ramadhan baik pengaturan pedagang, sampah maupun arus lalu lintas pada kawasan perekonomian.
Untuk itu, usai memimpin apel pagi di Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Ternate, Wali Kota Ternate langsung memimpin rapat dengan sejumlah instansi teknis, terkait kesiapan jelang bulan suci ramadhan diantaranya Dinas Perindag, Dinas Perhubungan, DLH, Satpol PP, Lurah Gamalama dan Lurah Makasar Timur.

Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman mengatakan, rapat yang dilakukan di Dinas Perindustrian dan Perdagangan yang melibatkan sejumlah OPD teknis berkaitan dengan penataan anjungan mandiri dan penataan kawasan Makasar Timur yang punya kaitan dengan pasar di Gamalama. “Saya minta diperhatikan baik oleh Dinas Perindag yang akan mengelola anjungan mandiri dan revitaliasasi Makasar Timur karena dia juga terkait dengan ketertiban, estetika maupun kepentingan ekonomi di Ternate Tengah,” katanya, Selasa (07/02/2023).
Wali Kota menekankan, sinergitas dari semua pihak diantaranya Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Satpol PP, Lurah Makasar dan Lurah Gamalama agar lebih siap melakukan penataan kawasan dalam memasuki bulan ramadhan diijinkan dan dilarang berjualan. “Kemudian penataan parkir, ketertiban umum dan pengaturan lalu lintas, itu yang jadi fokus penting dalam rapat tedi,” tandasnya.
Menurut Wali Kota, pembahasan itu nantinya dilanjutkan pada rapat berikut dengan melibatkan pihak lain yakni Lantas Polres Ternate. “Sehingga kita lebih siap, agar ketika masuk bulan suci ramadhan semua pihak sudah berperan sesuai dengan komitmen yang dibangun dalam skema penataan kawasan tengah kota termasuk Falawaja,” ungkapnya.
Kata dia, jelang ramadhan nanti Pemkot Ternate melakukan memproteksi sejak kawasan yang dibolehkan dan dilarang untuk pedagang berjualan. Sehingga dibutuhkan sinergitas dari OPD agar saat ramadhan tidak jadi masalah. “Termasuk persoalan sampah, karena rapat itu juga hadir dari Dinas Lingkungan Hidup. Kemudian penataan pedagang, penataan parkir dan lalu lintas, terkait hal ini sudah saya tekankan, nanti juga akan ada lanjutan di rapat berikut yang lebih luas,” kata Wali Kota.
Selain itu, kata mantan Sekda Kota Ternate ini, berkaitan dengan terminal Wali Kota meminta komitmen OPD teknis untuk tetap menjaga terminal. “ Pedagang tidak boleh, karena terminal itu tetap peruntukannya sesuai dengan fungsi terminal, sementara lapak diparkiran semut nanti akan ditata ulang,” tegasnya.
Skema pengendalian pedagang ini sudah harus dilakukan, sebab lanjut dia jika hal tersebut tidak dilakukan dan terjadi lonjakan pedagang saat ramadhan akan sulit teratasi yang akibatnya akan mengganggu aktifitas warga yang lain.(cim)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

