BOBONG – Kapolres Kabupaten Pulau Taliabu, AKBP Totok Handoyo, S,IK mengakui terpaksa melakukan kontak fisik dengan massa aksi unjuk rasa di depan stand HKG PKK Kabupaten Pulau Taliabu Senin (30/10) siang tadi karena alasan prosedur.
Menurut Totok, masa aksi tidak mematuhi prosedur yang berlaku sehingga pihaknya mengambil langkah tegas yang berujung adu fisik.
“Kenapa tadi ada sedikit gesekan, Karena di daerah sini (stand HKG) tidak ada pemberitahuan untuk aksi unjuk rasa, di pemberitahuan mereka hanya di DPRD dan di bundaran, tidak di depan alun alun Kota Bobong, tidak di depan stand HKG,” katanya.
Padahal menurut Kapolres, dirinya hanya berinisiatif memanggil koordinator aksi untuk bernegosiasi secara baik, namun karena respon massa aksi yang dinilai kurang mendukung jalur negosiasi, akhirnya terjadilah kontak fisik.
“Saya berinisiatif memanggil korlapnya untuk negosiasi, akan tetap respon dari beberapa massa aksi seperti menghalang-halangi sehingga terjadilah, padahal saya hanya ingin memanggil korlap kalau bisa bergeserlah,” terang Kapolres.
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

