TERNATE – Dalam rangka memeriahkan Hari Indonesia Menabung (HIM) tahun 2024, BPRS Bahari Berkesan pada Sabtu (11/8/2024) melaksakan sejumlah rangkaian kegiatan dengan melibatkan para siswa SD dan SMP di Kota Ternate, ditandai dengan pencanangan Gemar Menabung oleh Sekda Kota Ternate Rizal Marsaoly yang dipusatkan di Bank BPRS Bahari Berkesan.
Dirut BPRS Bahari Berkesan Risdan Harly mengatakan, rangkaian kegiatan HIM 2024 dengan mengusung tema “Gemar Menabung” ini dilaksanakan sejak Juni 2024 dan akan berakhir pada 15 Agustus 2024, dengan sasaran adalah pelajar tingkat SD sampai SMP dengan target satu siswa satu rekening.
“Untuk kegiatan ini kami melibatkan siswa dan siswi tingkat SD sampai dengan SMP se Kota Ternate sebanyak kurang lebih 1.500 pelajar,” katanya.
Menurutnya, kegiatan HIM 2024 juga sekaligus dilakukan pencanangan Gemar Menabung oleh Sekda Kota Ternate yang juga Plh Wali Kota Ternate Rizal Marsaoly, sembari menyebut pada kesempatan tersebut BPRS Bahari Berkesan juga mensosialisasikan produk tabungan pelajar dengan nama Tabungan Pahala.
Dimana kata dia, karakteristik Tabungan Pelajar yang dimiliki oleh BPRS Bahari Berkesan diperuntukan khusus bagi pelajar, dengan setoran awal terjangkau untuk seorang pelajar yaitu sebesar Rp.1000 dan dapat diambil kapan saja, tidak dikenakan biaya administrasi bulanan sehingga saldo tidak berkurang.
“Tujuan kegiatan ini juga untuk menikatkan literasi dan inklusi keuangan khususnya untuk pemahaman dan pemanfaatan produk Bank dan tidak kalah pentingnya adalah bagaimana nasabah dapat memahami tentang mengelola keuangannya dengan baik,” tandasnya.
Sementara, Sekda Kota Ternate Rizal Marsaoly dalam sambutannya mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi inisiatif BPRS Bahari Berkesan yang telah berkomitmen untuk mengajak masyarakat Kota Ternate, terutama generasi muda, untuk lebih sadar akan pentingnya menabung. Sebab kata dia, melalui program Gemar Menabung ini, pihaknya sangat yakin dapat membentuk generasi yang lebih cerdas dalam mengelola keuangan, lebih mandiri, dan lebih siap menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.
Dikatakan Rizal, sebagai lembaga keuangan yang berlandaskan prinsip-prinsip syariah, BPRS Bahari Berkesan juga memberikan alternatif yang sesuai dengan nilai-nilai keuangan, di mana kegiatan menabung dan investasi dilakukan dengan tetap mematuhi aturan-aturan syariah. Ini merupakan pilihan yang sangat tepat bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam pembangunan ekonomi, namun tetap menjaga kehalalan dan keberkahan dalam setiap transaksi.
“Hari ini, kita berkumpul untuk mengawali langkah besar dalam membentuk generasi muda yang cerdas, bijak, dan mandiri dalam mengelola keuangan. Menabung adalah kebiasaan yang sangat baik dan harus ditanamkan sejak usia dini. Melalui kebiasaan menabung, anak-anak kita belajar tentang nilai uang, pentingnya perencanaan, dan bagaimana cara mencapai tujuan keuangan di masa depan,” ungkapnya.
Menurutnya, kebiasaan menabung memang tidak bisa serta merta diciptakan. Memang harus dilatih agar menjadi terbiasa, sehingga menjadi kebiasaan. Dan membiasakan menabung itu penting, sehingga mampu membentuk karakteristik seseorang sejak dini.
“Saya sangat mengapresiasi inisiatif BPRS Bahari Berkesan yang telah mengambil langkah proaktif dalam mengedukasi para pelajar tentang pentingnya menabung,” katanya.
Lanjut dia, melalui program ini, para pelajar tidak hanya diajarkan untuk menyimpan uang, tetapi juga diberikan pemahaman tentang bagaimana mengelola keuangan mereka dengan bijak, sesuai dengan prinsip-prinsip syariah.
“Kebiasaan menabung ini akan sangat bermanfaat bagi kalian di masa depan. Dengan menabung, kalian belajar untuk disiplin, belajar untuk tidak menghabiskan uang secara sembarangan, dan belajar untuk merencanakan masa depan kalian dengan lebih baik. Ingatlah bahwa uang yang kalian tabung hari ini akan sangat berarti di kemudian hari, baik untuk pendidikan, kebutuhan mendesak, maupun untuk mencapai cita-cita yang kalian impikan,” terangnya.
Rizal juga mengajak, para guru dan orang tua, untuk terus memberikan dukungan dan dorongan kepada anak-anak untuk membiasakan menabung. Pendidikan keuangan sejak usia dini adalah investasi besar yang akan memberikan hasil
luar biasa di masa depan. Dengan menanamkan kebiasaan menabung sejak dini, itu berarti telah turut serta dalam menciptakan generasi yang tidak hanya pintar secara akademik, tetapi juga bijak dalam mengelola keuangan.*
Editor : Hasim Ilyas
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

