Kecamatan Tidore Utara Bakal Disulap Jadi Daerah Tujuan Wisata

Sirkuit Kelurahan Rum

TIDORE – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tidore Kepulauan bakal melakukan pengembangan Daerah Tujuan Wisata (DTW) di Kecamatan Tidore Utara.

Alasan Kecamatan tersebut dijadikan DTW, karena terdapat dua Kelurahan yang memiliki potensi wisata bahari dan wisata sejarah, dua Kelurahan itu terdiri dari Kelurahan Rum dan Rum Balibunga.

“Kita punya lokasi wisata di Kelurahan Rum seluas 7 Heaktare, lokasi ini sudah dibangun Sirkuit dan akan disinergikan dengan pengembangan wisata Bahari, hal ini karena lokasi tersebut berdekatan dengan pantai dan Pulau Maitara,” ujar Daud, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu, (4/2/26).

Sementara di Kelurahan Rum Balibunga, akan dibuat destinasi wisata baru yang berkaitan dengan sejarah, lokasinya berada di depan Tempat Penampungan Akhir (TPA). Di lokasi ini, nantinya akan dibuatkan papan nama titik nol jalur rempah.

“Di lokasi ini ada sejarah dunia yang tersimpan, dimana pada Tahun 1521, bangsa eropa yang dipimpin Juan Sebastian De Elcano mendatangi Tidore dan membawa keluar rempah-rempah berupa cengkeh dan pala,” jelasnya.

Dari sejarah ini, Pemerintah Republik Indonesia akhirnya menetapkan Hari Rempah Nasional yang jatuh pada tanggal 11 Desember. Penetapan ini didasarkan pada peristiwa historis ekspor perdana 23,7 Kuintal cengkeh dari Kesultanan Tidore ke Eropa pada 11 Desember 1521.

Berita Terkait