Lokasi Kuburan Cina Ditempati Warga Luar Ternate

Walikota Ternate

TERNATE Pemkot Ternate tidak bisa berbuat banyak ketika ada warga yang menempati lokasi pekuburan Tionghoa (Cina) yang kemudian diminta pihak yayasan cahaya bakti (YCB) untuk mereka angkat kaki, sebab bagi pemerintah lahan itu dibawah kepemilikan pihak yayasan.

Walikota Ternate Burhan Abdurahman mengatakan, mereka yang menempati lokasi itu bukan baru sekali saja disurati, tapi berulang kali, dia juga mendapat informasi kalau mereka yang menempati itu berasal dari luar Kota Ternate.

“Saya dapat informasi kebanyakan dari luar,” katanya. Dia  juga mendapat informasi kalau sudah ada komunikasi, dan telah diberikan waktu. “ Tapi penertiban dari yayasan itu tetap jalan, untuk mereka buatkan pagar sehingga tidak ada lagi yang masuk (serobot),” ungkap dia.

Termasuk juga warga yang menempati kuburan Belanda. Sebab kata dia, lokasi itu juga termasuk objek wisata. Meski mereka itu kini telah tercatat sebagai warga Kota Ternate, namun lahan yang ditempati warga ini tidak seharusnya ditempati.” Itu tolak ukurnya  disitu, jadi kalau seperti itu tinggal komunikasi antara yayasan dengan mereka, yang saya dapat informasi sudah di kase waktu dan mereka sudah bersedia untuk pindah,” tegasnya sembari menyebutkan, Pemkot tidak bisa mengintervensi.(cim)

Berita Terkait