DARUBA – Mulai 17 September 2020 tiga Kecamatan yakni Morotai Selatan, Morotai Selatan Barat dan Morotai Timur mulai menikmati listrik secara bergiliran sampai 20 September 2020. Pamadaman listrik dilakukan dari pukul 18.00 WIT sampai pukul 04.00 WIT.
Pamadaman listrik bergiliran oleh PLN ini, disebabkan karena terjadi kerusakan pada mesin. Hanya saja, pemadaman ini dikeluhkan warga karena tidak sesuai dengan jadwal yang diumumkan.
Misalnya, pada Jumat malam lalu, sesuai jadwal PLN pemadaman dilakukan di Desa Pandanga dan Desa Juanga, tetapi yang terjadi justru ada sejumlah Desa di seputaran Kota Daruba juga ikut dipadamkan.
“Edaran yang dipublis oleh pihak PLN seperti yang beredar di sosmed itu, jadwalnya tidak sesuai sehingga warga sangat kecewa. Sebab, misalnya di Desa Muhajirin sebenarnya jadwal belum giliran mati lampu, tapi tiba-tiba mati lampu dari jam 7 sampai 1 malam,” kesal Mohtar salah satu warga Desa Muhajirin.
Sementara itu, manajer PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Daruba, Rahmat saat dihubungi lewat WhatsaApp meminta maaf kepada masyarakat karena ada kesalahan dalam penetapan jadwal. “Maaf karena kemarin emergency sementara jadwalnya lagi direvisi kembali,” singkatnya. (fay)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

