Pandangan kedua bahwa Arafah itu berkaitan dengan tempat, sedang Arafah hanya ada di Arab Saudi, yang oleh karenanya Arafah harus mengikuti Saudi, maka pendapat ini perlu ditinjau kembali. Akar perbedaan ulama dalam masalah ini bukan karena Arafah itu berkaitan dengan tempat atau tidak, tetapi kembali kepada masalah Rukyat Hilal Dzulhijjah, apakah bila terlihat di suatu negara maka wajib bagi negara lainnya untuk mengikutinya ataukah tidak? Dengan demikian, maka patokan Arafah adalah tanggal 9 Dzulhijjah.Adapun istilah ‘Arafah’ menurut Ketua Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU), KH. Sirril Wafa, bahwa hari Arafah adalah sekadar penamaan hari untuk tanggal 9 Dzulhijjah yang disunnahkan puasa menurut penanggalan masing-masing negara.
Tidak mutlak bersamaan dengan pelaksanaan wukuf di Padang Arafah, kecuali kalau umat Islam sendiri tengah berada di Arab Saudi.Dalam sejarah, umat Islam tetap melaksanakan puasa Arafah meskipun di Arab Saudi tidak menyelenggarakan ibadah haji yang itu berarti tidak ada peristiwa wukuf, karena situasi perang.
Perbedaan ini layaknya seperti beda waktu shalat antara dua lokasi/wilayah. Dasarnya (HR. Muslim): “Apabila hilal Dzulhijjah telah terlihat, dan salah seorang diantara kalian hendak berkurban, maka janganlah ia mengambil rambut dan kukunya sedikitpun hingga ia menyembelih kurbannya.” Hadits ini sangat jelas menunjukkan bahwa awal Dzulhijjah itu patokannya adalah terlihatnya hilal Dzulhijjah.
Jika akar masalahnya adalah karena tempat, hal itu berarti semua kaum muslimin harus mengikuti rukyat Dzulhijjah Saudi Arabia. Sedangkan hal ini tidak mungkin kalau tidak kita katakan mustahil, karena para ulama falak -seperti dinukil oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah telah bersepakat bahwa mathla’ hilal itu berbeda-beda.
Dengan demikian maka mustahil bila semua kaum muslimin di semua negara ikut rukyat Saudi Arabia, karena dimaklumi bersama bahwa antara jarak antara negara bagian barat dan timur sangat jauh sehingga menyebabkan perbedaan tajam tentang waktu terbit dan tenggelamnya matahari, mungkin matahari baru terbit di suatu tempat sedangkan dalam waktu yang bersamaan matahari di tempat yang lain akan terbenam?
