Dalam konteks ini, untuk kedepannya cara pandang moderasi beragama khususnya dalam internal umat Islam menjadi sebuah keniscayaan, yaitu dengan menghadirkan kalender Islam global sebagai jalan tengah untuk mempertemukan kelompok yang berpandangan bahwa Idul Adha mengikuti negara masing-masing dan kelompok yang berpandangan Idul Adha mengikuti Saudi Arabia.
Kalender Islam Global berprinsip satu hari satu tanggal untuk seluruh dunia. Tentu saja konsep ini perlu dikaji secara serius dan terbuka dengan pendekatan akademik melalui sosialisasi secara berkelanjutan.
Jika konsep kalender Islam global bisa diterima oleh umat Islam maka perdebatan seputar perbedaan Idul Adha dapat diakhiri. Semoga. (*)
