Ketua DPRD Baca Sejarah Singkat Pemekaran Kabupaten Halteng

Hasil Musyawarah Besar merekomendasikan pokok-pokok pikiran tentang pembentukan Kabupaten Halmahera Timur yang meliputi Weda, Patani, Gebe dan Maba selanjutnya disampaikan ke Bapak Drs. A.B. Andili sebagai Bupati Halmahera Tengah dan Bapak Wahyuddin Abd. Hamid, SE sebagai Ketua DPRD Kabupaten Halmahera Tengah.

Kemudian pada masa kepemimpinan Drs. Musa Badrun sampai dengan masa kepemimpinan Ir. Hasan Husain Doa dengan mempertimbangkan dinamika politik saat itu, usulan pemekaran wilayah menjadi Kabupaten Halmahera Timur dengan Ibukota di Maba, Kota Tidore Kepulauan di Tidore dan Kabupaten Halmahera Tengah sebagai Kabupaten induk dengan ibukota di Weda berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2003.

Sejak pemekaran hingga saat ini, Kabupaten Halmahera Tengah dipimpin oleh :

Bapak Hasan Husain Doa dan Drs. Ridwan M. Elyas sebagai Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Tengah periode tahun 2002 -2007.

Bapak M Al Yasin Ali, M.MT dan Bapak Gawi Abbas, SE sebagai Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Tengah periode tahun 2007 – 2012.

Bapak M. Al Yasin Ali, M.MT dan Bapak Soksi Hi. Ahmad, SH sebagai Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Tengah periode tahun 2012 – 2017.

Bapak Edi Langkara, MH dan Bapak Abd. Rahim Odeyani, SH.,MH sebagai Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Tengah periode tahun 2017 – 2022.

Bapak Ir. Ikram M. Sangadji., M.Si sebagai Pj Bupati Halmahera Tengah Periode 2022-2023 (26 Desember 2022 – 26 Desember 2023) dan Periode 2023-2024 (26 Desember 2023 – 20 Agustus 2024).

Bapak Bahri Sudirman, SH, M.Hum, sebagai Pj Bupati Halmahera Tengah Periode 2024-2025 (20 Agustus 2024 – 20 Februari 2025).

Bapak Ir. Ikram M. Sangadji., M.Si dan Bapak Ahlan Djumadil, S.IP, sebagai Bupati dan Wakil Bupati periode 2025 – 2030. (udy)