Tim Pemeriksaan Kesehatan Keluhkan Tak Ada Fasilitas

Minimnya sarana yang dimiliki, termasuk penerangan

TOBELO – Tim yang tergabung dari Puskesmas, PMI, Perhubungan, KKP dan TNI/Polri di pelabuhan Ferry Gorua mempertanyakan penyediaan sejumlah peralatan seperti tenda dan penerangan dari Satuan Gugus Tugas (Satgas) Corona Virus  2019 (Covid-19) Kabupaten Halmahera Utara (Halut).

Akibatnya, ketika hujan dan tiba malam hari dalam mengecek kesehatan penumpang kapal, tim harus mengalami kesulitan dan terpaksa menggunakan tenda jualan milik masyarakat serta menggunakan senter sebagai penerangan. 

Sekretaris PMI Halut, Arman Rahman  menyebutkan seharusnya tim Satgas Halut memikirkan lingkungan dan memikirkan tenda maupun apa yang menjadi kebutuhan dalam pelayanan.”Kami mengamati selama ini, tim Satgas hanya melihat saja, harusnya jangan menunggu tetapi menyiapkan segala sesuatu untuk menghadapi hal terburuk,” kata Arman Rahman kepada wartawan di pelabuhan Ferry Gorua, Rabu (15/4) kemarin.

Selain itu, parkiran di pelabuhan dan tenda setiap Posko untuk pelayanan harus diatur, sehingga dalam menghadapi hujan tim tidak mengalami kesulitan. “Ketika hujan seperti ini maka kita kewalahan dan menggunakan tenda-tenda milik masyarakat, kami  sangat merasa terganggu, begitupun masyarakat pemilik tenda pastinya merasa terganggu,” keluhnya. Menurutnya, situasi seperti yang dirasakan tim di pelabuhan sudah disampaikan ke Satgas Covid-19 Halut.

Namun lebih mempermudah terkait dengan pelayanan maka perlunya keterlibatan instansi terkait, sehingga  tenda yang dimiliki instansi Pemkab Halut dapat dipakai untuk pelayanan. “Yang kami minta selain tenda, kebutuhan penerangan juga, karena jadwal masuk kapal tidak beraturan sehingga membuat kami menggunakan penerangan seadanya seperti senter,” ucapnya. (fer)

Berita Terkait

Berikan Komentar pada "Tim Pemeriksaan Kesehatan Keluhkan Tak Ada Fasilitas"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*