TERNATE – Juru bicara gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Maluku Utara (Malut), dr. Alwia Assagaf mengatakan jumlah kasus meninggal karena covid-19 pada, Senin (1/5) bertambah 3 orang yaitu pasien 139 (S) asal Tidore yang meninggal pada 31 Mei 2020, Pasien 154 (SM) asal Ternate meninggal pada 29 Mei 2020, dan pasien 156 (SB) asal Ternate yang meninggal pada 31 Mei 2020.
Dengan bertambahnya jumlah 3 pasien tersebut, maka total pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang meninggal di Maluku Utara menjadi 14 orang. “Maka jumlah kasus meninggal sampai dengan hari ini menjadi 14 orang,” katanya dalam release resmi gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Maluku Utara.
Sedangkan untuk jumlah kasus sembuh dari Covid-19 bertambah sebanyak 2 orang. Kata dia, pemeriksaan follow up melalui TCM RSUD Chasan Bosoirie pada 31 Mei 2020 dengan hasil negatif ke dua, maka dinyatakan sembuh sebanyak 2 orang. Mereka diantaranya, pasien 43 (MT) dan pasien 66 (II), keduanya asal kota Ternate.
“Untuk itu jumlah kasus sembuh covid-19 sampai dengan hari berjumlah 29 orang,” katanya. Dikatakan, hingga Senin, pemeriksaan rapid test telah dilaksanakan kepada 5.843 orang, dan didapatkan hasil 365 orang reaktif (Ternate 176 orang reaktif) yaitu 112 orang tanpa gejala (OTG), 57 orang dalam pengawasan (ODP), 30 pasien dalam pengawasan (PDP) dan 166 pelaku perjalanan dari daerah terjangkit. Sedangkan 5.478 orang dengan hasil rapid test non reaktif.
Saat ini yang sementara dirawat di RSUD Chasan boesoirie sebanyak 46 orang diantaranya 18 kasus positif covid-19, dan 13 PDP dan 15 ODP. “Dan yang menjalankan karantina di sahid hotel sebanyak 74 orang dengan rincian 61 pasien terkonfirmasi positif, 1 OTG, 6 PDP dan 6 pelaku perjalanan,” jelasnya. (nas)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

