TOBELO – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Makoriwo Halmahera (STIKMAH) Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara (Halut) menjadi kampus yang masuk dalam program nasional percepatan penanganan covid-19 melalui suplemen herbalof untuk diuji klinis ke pasien Covid-19.
Kampus yang dipimpin dr. Arend L. Mapanawang melalui tim peneliti STIKMAH ini rencananya pada beberapa minggu kedepan akan melakukan uji klinis 2 produk suplemen herbalof, yakni gularen dan pangeat ke pasien Covid-19.
“Uji klinis ini dilakukan berdasarkan program nasional, dimana STIKMAH Tobelo menjadi salah satu kampus dari 3 kampus swasta lainnya yang disetujui riset suplemen kaitan percepatan penanganan Covid-19,” jelasnya melalui konferensi pers, Jumat (3/7).
Dr. Arend menyebutkan, pihaknya telah menyediakan sampel dan selanjutnya akan disampaikan teknis pengujian suplemen ke Gustu Covid-19. “Kami sementara menyiapkan administrasi, selanjutnya akan ada penjelasan ke pasien, penjelasan tim dan persetujuan mengkonsunsi suplemen dalam uji klinis program nasioal ini,” terangnya.
Dijelaskannya, terkait dengan rencana uji klinis, sudah disampaikan ke Bupati selaku ketua gustu covid-19 Halut, Kodim 1508/Tobelo dan Polres. Selain itu, rencananya akan disampaikan ke Gubernur Malut terkait rencana uji klinis tersebut. “Dari 5500 proposal yang diajukan sebelumnya, salah satunya kampus yakni STIKMAH Tobelo masuk untuk uji kliknis terkait dengan produk herballof, gularen dan pangeat. Ada satu produk lain yang masih menunggu hasil uji. Namun tahap ini, 2 produk suplemen herbalof yakni gularen dan pangeat yang akan dilakukan uji klinis,” tuturnya. (fer)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

