TERNATE – Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke-75 tahun 2020, merupakan upacara terakhir dimasa kepemimpinan Wali Kota Ternate Burhan Abdurahman dan Wakil Wali Kota Ternate Adullah Tahir, serta tahun pertama pembacaan teks proklamasi Ketua DPRD Kota Ternate Muhajirin Bailussy, di halaman kantor walikota Ternate berlangsung khidmat dengan protokol covid-19.
Peserta dan undangan upacara seluruhnya menggunakan protokol covid-19, Wali Kota Ternate Burhan Abdurahman bertindak sebagai inspektur upacara, dan pembaca naskah proklamasi oleh Ketua DPRD Kota Ternate Muhajirin Bailussy. Dengan komandan upacara Kapten Inf Halil Madjid Lennah yang juga menjabat Pasi Pers Kodim 1501/Ternate.
Untuk pasukan pengibar bendera terdiri dari pembawa baki Bella Padma Indah Syabillah siswa SMA Negeri 8 Ternate, komandan kelompok 8 M. Navy Rizqi Rusnan siswa SMA Negeri 1 Ternate, sebagai pembentang bendara Alif Rizqy Rahmatullah siswa SMA Negeri 1 Ternate, penggait bendera Bintang Wahyu Saputra Maruanaya siswa SMA Negeri 2 Ternate, dan komandan paskibaraka Letnan Dua Inf. Angga Satria Ardi Nugroho.
Dalam upacara tersebut dilakukan penyerahan piagam penghargaan oleh Kementerian Keuangan RI melalui Direktorat Kekayaan Negara Kantor Wilayah DJKN Sulawesi-Malut kepada Pemkot Ternate yang diterima Wali Kota Ternate, dan diserahkan SK pensiun kepada Arifin Umasangaji Kepala Dinas Kebudayaan Kota Ternate dan SK kenaikan pangkat camat selatan, selain itu dilakukan juga penyerahan piagam penghargaan atas inovasi kepada Lurah Tanah Tinggi Barat, Babinsa kelurahan Sulamadaha dan Maliaro, Babinkamtibmas kelurahan Batang Dua dan kelurahan Takome, serta kelurahan Soa dan Soasio. Dan pada upacara penurunan bendera di lakukan penyerahan uang pecahan 75.000 dari Kepala Perwakilan Bank Indonesia ke Wali Kota dan Forkopimda.
Wali Kota Ternate, Burhan Abdurahman usai upacara mengatakan, upacara tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya, karena tahun ini melakukan upacara masih dalam suasana kondisi pandemic Covid-19. Sehingga upacara menggunakan protokol Covid-19. Ini mencerminkan segala aktivitas di Kota Ternate selalu mengedepankan dan mengutamakan protokol kesehatan. “ Saya himbau kepada masyarakat untuk sama – sama kita taati protokol kesehatan yang sudah dianjurkan oleh pemerintah, pembangunan tetap dilaksanakan, ekonomi harus bergerak, tetap melaksanakan protokol kesehatan, namun ekonomi tetap ditingkatkan, sehingga berjalan seirama,’’ katanya.
Menurutnya, Pemkot terus menjaga keseimbangan, sehingga aktivitas tetap berjalan sebagaimana biasa, UMKM dan kegiatan ekonomi berjalan dengan lancar, disamping itu tetap mengedepankan protokol kesehatan dalam semua aktivitas masyarakat. Bahkan upacara di masa jabatan terakhir ini kata dia, pembangunan mensejahterakan masyarakat Ternate tidak bisa berakhir, dan hal itu menjadi tugas utama sebagai kepala daerah, dia menghimbau kepada seluruh warga masyarakat, ASN dan stakeholder yang terlibat dalam kegiatan pembangunan dan pelayanan kemasyarakatan agar tetap mengedepankan pelayanan ke masyarakat dengan tetap melaksanakan kegiatan di daerah ini agar belanjut meskipun dalam masa pandemi.
“Kita harus tetap melaksanakan kegiatan pembangunan yang tujuan akhirnya mensejahterakan masyarakat Ternate, sehingga aktivitas kegiatan pembangunan tetap berlanjut. Siapapun yang melanjutkan estafet kepemimpinan ini juga punya tugas yang sama, melanjutkan kegiatan pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat,’’ harapnya.
Sementara Ketua DPRD Kota Ternate, Muhajirin Bailussy menyatakan mudah-mudahan kebahagian ini mampu diterjemahkan oleh semua pihak, momentum ini untuk bagaimana memperbaiki bangsa ini terutama untuk daerah yakni percepatan pembangunan non fisik dan peningkatan SDM menjadi fokus bersama, sehingga apa yang menjadi harapan para pahlawan agar bangsa ini maju.
Lanjutnya, Pemerintah harus hadir ditengah –tengah itu dan melakukan terobosan dalam rangka negeri ini. Refleksi kemerdekaan harus menjadi renungan bersama SKPD terkait secara keseluruahn pemerintahan di daerah ini.
Dia menyebut, dalam pembacaan proklamasi sangat merasakan hikmah dan meresap bahwa dahsyatnya teks proklamasi yang begitu singkat dan dirumuskan. “Memang kalimatnya singkat tapi perjuangan untuk kemerdekaan itu cukup luar biasa,” tegasnya.
Terpisah Ketua Panitia HUT RI Ke-75 Sutopo Abdullah menyampaikan, apresiasi dan penghargaan kepada seluruh stakeholder yang ikut serta mensukseskan pelaksanaan upacara ini, sehingga bisa berjalan dengan lancar tanpa hambatan.(cim)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

