DARUBA – Tidak hanya bumbu dapur seperti cabai dan bawang merah yang harganya naik belakangan ini. Harga telur ayam pun ikut melonjak sejak beberapa bulan terakhir.
Sebelum lebaran Idul Adha harga telur sudah naik, sebelumnya satu rak Rp 58,000 kalau perbutir Rp 2,000, untuk sekarang naik satu rak Rp 60,000 kalau dijual perbutir seharga Rp 2,500.
“Telur ini banyak kita ambil dari Kota Ternate,” ujar Ratna, pedagang Toko Dua Putri Pasar Rakyat Gotalamo II. Dari sembilan bahan pokok hanya beras yang harganya masih stabil tidak mengalami perubahan.
Harga beras pun tergantung kualitas. Sementara untuk harga gula pasir mengalami penurunan dari Rp 750 ribu persak menjadi Rp 650 ribu persak. Untuk minyak goreng naik, biasanya satu liter Rp 12 ribu, tapi sekarang naik Rp 16 ribu.
Kalau ayam potong pas lebaran naik Rp 60 ribu perkilogram, sekarang sudah turun Rp 43 ribu perkilogram. Sebelum Covid-19 pendapatan bagus perhari bisa mencapai Rp 10 juta, tapi pas Corona perhari dibawa Rp 6 juta. Untuk pembeli banyak diminati gula, minyak kelapa dan beras. (fay)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

