WEDA – Aksi bakar diri kembali terjadi di Desa Lelilef Woebulan, Kecamatan Weda Tengah, Senin (22/08/2022) pagi sekitar pukul 10.00 WIT.
Informasi yang dihimpun Fajar Malut ini menyebutkan, percobaan bunuh diri itu dengan cara bakar diri tepatnya di Kos-kosan Al-Mira Desa Lelilef Woebulen.
Sebagaimana kronologis kejadian, menurut keterangan tetangga kos sekitar jam 10:15 Wit, pacar korban Rusli Abd. Gani meminta bantuan kepada tetangga kosan untuk memadamkan api yang sudah terbakar di tubuh korban perempuan dan kemudian pada saat korban laki-laki meminta pertolongan kepada tetangga, korban laki laki sudah ikut terbakar dan pada saat itu juga kami bergegas menuju ke kamar kedua korban dan memadamkan api yang ada di tubuh korban perempuan dengan menggunakan air.
Identitas Korban Perempuan diketahui bernama Nining Husen (26), sebagai karyawan PT. IWIP (formen kontrol room), beralamat di Kelurahan Payahe, Kecamatan Oba RT 05 RW 003. Sedangkan identitas Korban Laki laki Rusli Abd. Gani (31) yang juga berprofesi sebagai karyawan PT. IWIP yang beralamat di Desa Gita Raja, Kecamatan Oba.
Kejadian tersebut, tindakan yang diambil Kepolisian Polsubsektor Weda Tengah adalah mendatangi TKP kamar kosan milik korban dan mendatangi Puskesmas Lelilef untuk dimintai keterangan.
Menurut keterangan tetangga kosan, Korban (Nining) melakukan pembakaran diri dengan cara menyiram tubuhnya dengan menggunakan minyak tanah.
Pada saat selesai kejadian kedua korban dilarikan ke Puskesmas Lelilef Kecamatan Weda Tengah, Pihak Puskesmas Lelilef membuat surat rujukan untuk di bawah ke Rumah Sakit di Ternate.
Diketahui pula Korban perempuan mengalami luka bakar dari lutut sampai kepala sekitar 75%. Korban laki-laki mengalami luka bakar kedua kaki dan kedua tangan. Sementara status kedua korban pacaran dan tinggal satu kamar Kosan.
Terkait kejadian itu, Kasat Reskrim Polres Halteng IPTU Taufik Saimima saat dikonfirmasi meminta agar kejadian tersebut dikonfirmasi langsung pada Kapolsubsektor Weda Tengah, IPTU Sadidi Dowongi. Kapolsubsektor Weda Tengah saat dihubungi masih berada di luar jangkauan.
Sementara itu, NH (26 tahun), karyawati perusahaan tambang di Halmahera Tengah, Maluku Utara, meninggal dunia setelah dirujuk ke RSUD Chasan Boesoirie Kota Ternate. NH sebelumnya diduga melakukan percobaan bunuh diri dengan cara membakar diri, Senin (22/8). Kekasihnya, RAG (31 tahun), juga ikut terbakar dalam insiden di kamar kos Al-Maira di Desa Lelilef Waibulan.
Jenazah NH langsung dipulangkan ke kampung halamannya di Payahe, Kota Tidore Kepulauan.
Camat Oba Safrudin Naser membenarkan berpulangnya korban NH. “Almarhumah adalah warga Kelurahan Payahe. Rencananya akan dimakamkan Selasa besok,” ucap Safrudin. (udy)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

