Koordinator Restorasi Direktorat Pendayagunaan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (P4K) pada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Hery Gunawan Daulay menekankan pentingnya mangrove bagi ekologi laut.
Dikatakan, mangrove berfungsi sebagai buffer zone atau daerah penyangga untuk melindungi wilayah pesisir dari kerusakan. “Kalau kita mau lihat ikan dan biota laut berkembang dengan baik, tentunya kita perlu menjaga ekologi laut dengan menjaga ekosistem pesisir. Berlimpahnya ikan dan biota laut ini bisa dimanfaatkan secara ekonomi oleh masyarakat, tentunya dengan tidak berlebihan,” terangnya.
Lebih jauh, pihaknya mendorong program rehabilitasi mangrove yang telah dijalankan Harita Nickel dapat terus berlanjut sehingga luasan lahan mangrove dapat terus bertambah dari tahun ke tahun.
“Kita mendorong perusahaan untuk melestarikan ekosistem pesisir dengan berbagai cara. Bukan hanya mangrove, tapi bisa juga terumbu karang dan lamun. Kita tadi lihat potensi lamunnya di sana tinggi juga,” ungkapnya saat melakukan monitoring di lokasi penanaman mangrove di kawasan pesisir Desa Soligi, Kecamatan Obi.
Sementara itu, Environmental Marine Compliance Manager Harita Nickel, Windy Prayogo mengatakan program rehabilitasi mangrove sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan, secara konsisten terus dilakukan oleh perusahaan hingga sekarang.
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)
