“Ini bahan bahan sederhana yang memiliki kandungan gizi yang tinggi dan dengan terus mengkonsumsi bahan ini, maka mudah mudahan bisa memperbaiki gizi baik untuk ibu-ibu dan anak-anak yang sudah dikategorikan stunting, kita berharap ke depan bayi yang dikategorikan stunting itu minimal bisa memperbaiki status gizi,” ungkap Abd Majid Do M Nur.
Dirinya juga menjelaskan dalam kegiatan upacara tersebut Dinas Kesehatan juga menampilkan branding atau tagline SI AGEN STUNTING.
“Kenapa kami memilih si agen stunting karena menurut kami semua orang siapapun dia yang terlibat dalam upaya penurunan stunting di Kota Tidore, kita semuanya bisa disebut agen, baik pemerintah, teman-teman media,” jelasnya.
Dalam tagLine tersebut juga menampilkan strategi percepatan penurunan stunting dengan pendekatan peran kewirausahaan UMKM dan digitalisasi dalam mengangkat produk lokal bernilai gizi tinggi dan murah di Kota Tidore kepulauan.
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)
