Maka ada input tenaga kerja teknologi. Dan ini bisa dilakukan di Halteng. “Kalau 16 orang ini mengimplementasikan proyek perubahan mereka ini dengan baik kedepan,” ucapnya.
IMS mengatakan, jumlah ASN Pemkab Halteng ada sekitar 2.500 orang, untuk itu inovasi yang dibuat oleh 16 orang peserta yang sudah bangun sistem ini harus digunakan.
“Pada saat presentasi itu bagus. Tapi pada saat kembali mau di implementasikan digitalisasi inklusif ini akan mendapat tantangan,” ujarnya.
Tantangan itu dari ASN sendiri yang mana mereka tidak mau terganggu dengan hal-hal yang baru dan bersifat individual. “Untuk mendukung itu saya harus buat Perbup untuk semua aplikasi digitalisasi ini harus diterapkan di masing-masing OPD,” tegasnya.
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)
