Tapi sejak 2022 lalu, sistem pekerjaan jalannya itu, gali terlebih dulu untuk membuka tanah lumpur, kemudian diganti baru, dan dilakukan pemadatan.
“Beda halnya dengan pembangunan jalan baru, seperti yang saat ini sedang dikerjakan di wilayah Cio Gerong ke Titigogoli. Karena dari awal tanah dasarnya sudah dipadatkan betul, sehingga faktor-faktor kerusakan seperti yang terjadi di Daruba-Wayabula bisa diantisipasi sejak awal dan bisa teratasi dengan baik,” pungkas Andika.
Pewarta :Muhammad Rifai
Editor : Erwin Egga
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)
