“Saya lihat itu mobilnya turun pelan-pelan dari atas tebing, dan dia tatahan di saya pe sumur. Tapi belakang mobil sempat menghantam sanyo saya, jadi rusak. Jadi saya hanya minta ganti rugi Sanyo saja,” tukas Marni.
Terpisah, Sopir Dump Truk Sahbudin Sibua mengaku Mobilnya tak mampu menaiki tanjakan tersebut karena mengalami gangguan mesin. “Pas naik tanjakan itu tiba-tiba Boat Nap-nya patah, makanya mobil tidak mampu lagi naik tanjakan,” jelasnya.
Namun ia bersyukur, musibah yang menimpanya tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Dan ia mengaku siap bertanggung jawab atas kerusakan yang terjadi di rumah warga tersebut.
“Alhamdulillah semua tidak apa-apa. Saya siap tanggung jawab,” ucapnya. Hampir kurang lebih 2 jam, mobil tersebut belum berhasil dievakuasi karena kondisi tebingnya cukup sulit.
Dump Truk tersebut merupakan salah satu mobil yang bekerja mengangkut material tanah untuk proyek jalan motor pol Totodoku.
Pewarta : Muhammad Rifai
Editor : Erwin Egga
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)
