JAILOLO – Kualitas perencanaan pembangunan daerah Kabupaten Halmahera Barat selama tiga tahun terakhir menurun. Buktinya, perencanaan pembangunan daerah tahun 2024 ini hanya mendapatkan posisi kedua tingkat Provinsi Maluku Utara.
Padahal, sebelumnya Pemkab Halbar meraih prestasi juara satu. Menurunya prestasi ini mendapat sorotan dari warga Halbar, Tamin Hi Ilan Abanun. Menurut Tamin, Pemkab Halbar di tahun 2024 ini seharusnya dipertahankan.
“Saat Kepala Bappeda masih dipegang oleh Pak Soni Balatjai, Halbar bisa mengukir prestasi dengan meraih penghargaan terbaik 1, Pembangunan Daerah Tingkat Provinsi Maluku Utara. Tetapi dalam tiga tahun terakhir ini, prestasinya menurun,” kata dia, kemarin
Tamin mengatakan, bahwa tahapan penilaian Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) itu terbagi atas dua tahap disertai dengan kriteria dan indikator, yaitu Tahap I Penilaian Teknis Dokumen dan Tahap II Wawancara dan verifikasi.
Tamin menjelaskan, penilaian teknis dokumen itu meliputi aspek pencapaian pembangunan, aspek kualitas dokumen perencanaan, dan aspek inovasi. Begitu juga dengan penilaian tahap II, wawancara dan verifikasi yang meliputi, aspek kualitas dokumen RKPD, aspek proses penyusunan dokumen RKPD, dan aspek inovasi.
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

