Diduga Gelapkan BOS Ratusan Juta, Kepsek SMK Kesehatan Morotai Dilaporkan

Ilustrasi

DARUBA – Mantan Kepala Sekolah (Kepsek) Kesehatan Pulau Morotai, inisial S, bersama bendaharanya, diduga menggelapkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) senilai ratusan juta rupiah. 

Hal ini baru diketahui pihak Sekolah setelah Kepsek dan bendaharanya mengundurkan diri dari jabatannya. 

“Setelah ditelusuri pada saat dilakukan pergantian spesimen di Bank, dana BOS yang nilainya sekitar Rp 120 juta ternyata telah dicairkan oleh mantan Kepsek tanpa sepengetahuan bendahara yang baru, dan tidak diketahui penggunanya,” ungkap Juru Bicara Yayasan, Kasim B, kepada wartawan, Senin (23/9/2024). 

Ketika dilakukan pengecekan lebih dalam, lanjut Kasim, ternyata pencairannya dilakukan bertahap. 

“Pencairan pertama dilakukan pada tanggal 18 Januari 2024, dan pencairan tahap dua dilakukan tanggal 13 Agustus 2024. Jadi si mantan Kepsek ini menyampaikan ke bendahara baru bahwa dana BOS SMK belum ada pencairan, dan cair baru di bulan Agustus. Nanti saat pergantian spesimen barulah dia tahu ternyata dana BOS tahap 1 dan 2 telah cair,” jelas Kasim. 

Berita Terkait