Asnawia Dan Daud Muhammad Gabung Jurus Temui Kemenparekraf

“Dari subsektor kuliner kita yang luar biasa, di tahun 2025 ada 1 yang akan menjadi fokus Gekrafs Tidore yaitu pengolahan perut ikan menjadi kecap dari proses fermentasi ikan dan garam di Kelurahan Rum Balibunga,” tuturnya.

Selain itu, kata Asnawia, Kota Tidore juga punya UMMU KRIYA yang memproduksi kerajinan tangan dari anyaman kulit bambu dari Kelurahan Fobaharu, Galasi Kreatif dan Putri Mareku yang menghasilkan kerajinan tangan dari produk kriya kayu.

Sementara dari subsektor fashion, Kota Tidore punya Puta Dino, serta sektor unggulan lainnya seperti musik, film, desain grafis dan Seni pertunjukan.

Selain meminta dukungan untuk pengembangan dan peningkatan kapasitas SDM, Dinas Pariwisata dan DPC Gekrafs Tidore juga menyampaikan permohonan dukungan terkait titik Kreatif Kota Tidore Kepulauan berupa bangunan kreatif Hub sebagai ruang atau working space untuk Komunitas dan para pelaku Ekonomi Kreatif di Kota Tidore Kepulauan.

“Upaya kami membangun kerjasama dengan kementrian ini, tentu dilatarbelakangi dengan semangat asta cita presiden Prabowo poin ke 2, yang akan memantapkan sistem pertahanan keamanan negara, dan mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru,” jelasnya

Berita Terkait