Dua hari Ramadhan, lanjut Ayuni, suaminya kembali dari Halmahera Selatan, namun tidak lagi mengambil dirinya. Sehingga, ibu Ayuni mendatangi Briptu WS di rumah dinas SPN Sofifi untuk menanyakan maksud Briptu WS yang tidak lagi datang mengambil Ayuni istrinya. Namun, Briptu WS menjawab, orang tuanya tidak ingin menjadikan Ayuni sebagai istrinya.
Padahal, kata Ayuni, dirinya bersama Briptu WS itu telah menikah pada September 2023, baik nikah secara dinas maupun nikah agama.
Ayuni mengaku, saat ditelantarkan itu, dirinya sedang hamil empat bulan dan suaminya itu masih bertugas di SPN Sofifi.
“Pada Oktober 2024 itu saya melahirkan dan anak kami saat ini berusia enam bulan,” tutur Ayuni.
Menurut Ayuni, hingga kini dirinya bersama anaknya yang baru lahir itu tidak lagi dinafkahi oleh suaminya.
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)
