Polda Maluku Utara juga mengimbau warga menghindari aktivitas yang berpotensi membahayakan ketika hujan deras dan angin kencang terjadi. Masyarakat diminta tidak berteduh atau melintas di bawah pohon besar serta menjauhi area yang rawan longsor.
Mobilitas ke laut maupun ke daerah pegunungan sebaiknya ditunda hingga kondisi dinyatakan aman oleh pihak berwenang. “Sebagai langkah pencegahan, masyarakat diimbau untuk rutin memantau pembaruan informasi dari BMKG. Informasi tersebut menjadi acuan penting dalam menentukan aktivitas harian, terutama bagi warga yang bergantung pada kegiatan di laut maupun jalur darat,” harapnya.
Kombes Pol. Bambang juga mendorong warga memanfaatkan grup WhatsApp untuk berbagi informasi terkait perkembangan cuaca. Menurut dia, arus informasi yang cepat dan akurat dapat membantu masyarakat mengantisipasi potensi risiko di sekitar mereka. “Kewaspadaan sangat diperlukan. Dengan saling berbagi informasi, masyarakat dapat mengurangi risiko serta meningkatkan kesiapsiagaan.” tutupnya.
Terpisah, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate mengeluarkan peringatan dini cuaca dan himbauan kepada warga agar waspadai cuaca ekstrem di sebagian besar wilayah Maluku Utara (Malut).
Prakirawan Cuaca Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate Fahmi A Bachdar dihubungi di Ternate, Rabu, mengatakan, cuaca buruk terjadi di sebagian wilayah, akibat adanya potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sejumlah wilayah, disertai angin kencang dan potensi penurunan jarak pandang.
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)
