Dia mengatakan pagi hari, cuaca umumnya berawan dengan peluang hujan ringan hingga lebat di wilayah Morotai, Loloda, Makeang, Kayoa, Kasiruta, Bacan, Obi, Gebe, Falabisahaya, Sulabesi, dan Sanana.
Pada siang hingga sore hari, potensi hujan semakin meluas mencakup daerah Morotai, Loloda, Ibu, Jailolo, Sidangoli, Hiri, Ternate, Tidore, Oba, Sofifi, Wasile, Maba, Buli, Weda, Patani, Gane, Kasiruta, Bacan, Obi, Sanana, Sulabesi, dan Taliabu.
Oleh karena itu, BMKG mencatat suhu udara berkisar 26–31 derajat Celcius, kelembaban 70–100 persen, dan angin bertiup dari arah Barat–Barat Laut dengan kecepatan 5–40 km/jam.
BMKG mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap hujan intensitas sedang hingga lebat di wilayah Jailolo, Sofifi, Oba, Wasile, Maba, Patani, Kasiruta, Gane, Obi, Taliabu dan sekitarnya.
Di samping itu, terpantau hujan lebat berpotensi menimbulkan banjir, tanah longsor, serta gangguan aktivitas transportasi udara dan laut.
Namun, BMKG memberikan peringatan dini potensi peningkatan tinggi gelombang, terutama pada rute pelayaran sekitar, seperti Ternate–Jailolo, Ternate–Sidangoli, Ternate–Batang Dua- Bitung, Ternate–Hiri, Ternate–Rum, Ternate–Moti-Makian–Kayoa–Babang, Tobelo–Daruba (Morotai), Bacan–Laiwui–Mangole–Sanana, Sanana–Falabisahaya–Bobong, dan jalur-jalur lain di pesisir dan pulau-pulau.
BMKG mengingatkan warga adanya risiko gelombang tinggi tiba-tiba serta penurunan jarak pandang, yang dapat mengganggu keselamatan pelayaran.(cr-02/red)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)
