Warga Bastiong Talangame Dievakuasi ke RSUD CB

Petugas medis evakuasi warga Bastiong Talangame

TERNATE – Minggu (5/4) sore kemarin, satu warga Bastiong Talangame di evakuasi ke RSUD Chasan Boesori. Yang bersangkutan di evakuasi karena sakit panas tinggi dan sesak napas, selain itu dia juga memiliki riwayat perjalanan dari luar daerah yang terpapar. Sehingga warga sekitar khawatir karena sakitnya mirip dengan gejala covid-19. Ketua bidang pencegahan tim gugus tugas pencegahan dan penanganan virus corona Kota Ternate Mochdar Din kepada Fajar Malut mengatakan, yang bersangkutan di evakuasi pada Minggu sore kemarin, dari informasi yang diterima oleh pihaknya jika orang tersebut baru selesai ikut kegiatan di luar daerah.

“Waktu pulang dia ini tidak ada gejala apa-apa, bahkan dia berjualan sampai di Moti dan Makian sampai ke Jailolo, setelah pulang baru dia sakit, informasi itu masyarakat sudah tahu,” katanya. Menurut Mohdar, yang bersangkutan sendiri tercatat sebagai ODP, namun awalnya tidak ada gejala apa-apa. “Tiba-tiba kemarin katanya dia sakit panas tinggi kemudian batuk lalu sesak napas, dan tadi waktu di jemput dia juga sakit,” jelasnya.

Pada Minggu kemarin juga ambulance dengan petugas medis yang memiliki APD lengkap langsung melakukan evakuasi yang bersangkutan ke rumah sakit. “Dari riwayat yang disebutkan, belum tau pasti, karena belum ada pemeriksaan lanjutan. Nanti hasil dari rumah sakit baru kita ketahui pasti,” ungkapnya. Dia sendiri sempat kesal karena laporan yang disampaikan warga sejak dua hari lalu, sehingga dia kemudian mengambil langkah untuk evakuasi yang bersangkutan. “Saya juga dapat laporan dari camat dan langsung saya ambil sikap, dan yang bersangkutan sudah ada di rumah sakit,” tegasnya.

Sebelumnya salah satu pasien status Orang Dalam Pemantauan (ODP) dinyatakan naik status menjadi Pasien Dalam Pengawasan (PDP), dirujuk Satuan Gugus Tugas (Satgas) penanganan pencegahan Virus Corona (Covid-19) Kabupaten Halmahera Utara (Halut) ke RSUD Chasan Boesoseri (CB) Ternate, Minggu (5/4), untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Berdasarkan laporan hingga Sabtu (4/4), jumlah pasien ODP kembali berkurang, sementara  PDP dirawat di RSUD Chasan Bosoeri Ternate hasilnya negatif Covid-19.  Koordinator Publikasi dan Kehumasan Satgas Covid-19  Kabupaten Halut, Decky Tawaris menyampaikan perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Halut pertanggal 5 April 2020, jumlah  ODP bertambah satu orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP)  juga bertambah satu orang  dan telah dirujuk ke RSUD Chasan Bosoeri Ternate untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Pasien PDP berumur 22 tahun dengan jenis kelamin laki-laki tersebut,  awalnya mendapatkan perawatan insentif di RSUD Tobelo selama lima hari dengan status ODP, tetapi selama lima hari menjalani perawatan,kondisi pasien tersebut belum mengalami perubahan sehingga statusnya ditingkatkan menjadi PDP dan langsung dirujuk ke RSU Chasan Bosoeri Ternate untuk mendapatkan perawat lanjutan.Pasien tersebut melakukan perjalanan dari Manado dan tiba di Tobelo menggunakan KM Sunlia pada  31 Maret 2020.

Pasien tersebut langsung mendapatkan rujukan ke RSUD Tobelo, karena yang bersangkutan sudah mengalami sakit sebelumnya dari Manado. Maksud pasien tersebut ke Tobelo karena ingin berobat, terangnya kepada petugas medis yang sempat menanyakan riwayatnya. Informasi untuk satu orang PDP berusia 47 tahun dengan jenis kelamin perempuan yang mendapat rujukan sebelumnya, saat ini masih menunggu hasil pemeriksaan dari Litbangkes Jakarta. Hingga saat ini berdasarkan hasil pemantauan tim Satgas Covid-19 Halmahera Utara belum ada orang yang terinfeksi positif virus Corona.  Untuk perkembangan informasi Covid-19 saat ini  ODP berjumlah 69 orang dan  PDP berjumlah 2 orang.(cim/fer)

Berita Terkait

Berikan Komentar pada "Warga Bastiong Talangame Dievakuasi ke RSUD CB"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*