TERNATE – Lima jenazah korban KM Cahaya Arafah kembali ditemukan oleh Tim Sar Gabungan pada operasi pencarian hari ke empat di perairan laut Tokaka, Halmahera Selatan.
Kepala Basarnas Ternate Fathur Rahman mengatakan, operasi pencarian hari ke empat itu dimulai pada pukul 07.00 WIT. Tim SAR Gabungan mengawali proses pencarian dengan melakukan briving dan kembali melanjutkan Operasi SAR dengan membagi tim menjadi 8 Sru. Pencarian juga melibatkan dua warga negara asing dari Jerman yang ikut melakukan penyelaman.
“Pencarian hari ke empat ini tim memfokuskan untuk penyelaman di titik lokasi bangkai KM. Cahaya Arafah. Setelah tim turun melaksanakan penyelaman pada pukul 08.25 WIT, satu korban berhasil ditemukan. Kemudian Pukul 10.00 WIT, Korban ke dua ditemuka,” jelas Fathur.
Pada pukul 10.10 WIT Korban ke tiga juga ditemukan, beberapa saat kemudian korban ke empat pun ditemukan pukul 10.50 WIT, tim penyelam juga berhasil menemukan korban kelima pukul 10.55 WIT. “Seluruh korban ditemukan pada kedalaman 48 meter di dalam bangkai kapal KM. Cahaya Arafah,” paparnya.
5 jenazah korban tersebut kata Fathur sudah di identifikasi dengan identitas masing-masing, Risal Badri (laki-laki, Warga Desa Yomen), Ramla Gonofo (Perempuan, warga Desa Yomen), Abubakar Mahmud (laki-laki, warga Desa Wayamiga), Asmania Haji (perempuan, warga Desa Tawa), Afifah Kaisa (perempuan).
Saat ini kelima jenazah korban sudah dievakuasi ke kapal KN. Pandudewanata untuk dibawa ke pelabuhan Desa Tokaka dan diserahkan ke pihak keluarga masing-masing. Saat ini, tim Sar Gabungan masih melakukan pencarian korban yang hilang dalam peristiwa naas tersebut. (nas)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

