Karnaval Pembangunan dan Budaya Halmahera Tengah Memukau

Bupati saat melepas peserta pawai pembangunan

WEDA – Sajian pembangunan dan kebudayaan yang disuguhkan oleh Pemkab Halteng memukau perhatian masyarakat. 

Karnaval pembangunan dan kebudayaan dalam rangka memeriahkan HUT Ke-32 Kabupaten Halteng itu diikuti sekitar 60 peserta dan dilepas langsung oleh Bupati Edi Langkara didampingi Wabup Abd. Rahim Odeyani, Ketua DPRD Sakit Ahmad, Dandim 1512/Weda, Letkol Arh. Ali Akbar, Sabtu (29/10/22) di Arena Budaya Pendopo Falcino.

Karnaval ini untuk memberikan informasi maupun edukasi kepada seluruh masyarakat terhadap capaian hasil pembangunan yang telah dicapai, termasuk potensi sumber daya alam yang dimiliki serta potensi kearifan lokal berupa seni dan budaya sebagai ciri khas, menjadikan Halteng sebagai kabupaten yang unik dan kaya akan sumber daya. 

“Karnaval yang bertemakan Pemenuhan Kebutuhan Dasar Infrastruktur dan Konektivitas Wilayah Ekonomi Menuju Halmahera Tengah Sejahtera, yang akan menjadi sebuah ukuran dan hasil objektif agar dapat kita jadikan potret dari prioritas kelanjutan pembangunan di daerah ini di masa-masa yang akan datang,” jelas Langkara.

Karnaval itu sebagai pengukuhan komitmen serta ketegasan, dalam rangka membangun Halteng dari potret visi dan misi besar dalam capaian prioritas pembangunan infrastruktur konektivitas wilayah, pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat serta penguatan ekonomi dan memelihara seni budaya daerah menuju Halteng yang maju, sejahtera yang berlandaskan Fagogoru sebagai filosofi dan mendasari dalam gerak dan langkah.

Dikatakannya, momentum HUT ke 32 tersebut pelaksanaan dirasakan berbeda dengan tahun sebelumnya, karena peringatan saat ini dirangkaikan dengan karnaval pembangunan dan budaya lokal serta budaya daerah lainnya untuk menjadi satu kesatuan bersama dalam membangun Halteng yang heterogen. 

“Kita berharap agar momentum ini juga nantinya akan semakin mempertegas dan memberi inspirasi baru dan niat baik yang terus berkobar untuk membangun Halteng dengan kerja keras, kerja ikhlas dan kerja cerdas,” pungkasnya.

“Meskipun masih memiliki sejumlah kekurangan, tapi kita juga perlu mengapresiasi sejumlah kemajuan yang telah kita raih dan rasakan berbeda dengan beberapa tahun yang lalu, olehnya itu perlu terus kita berkarya dan berbuat untuk kemajuan, agar negeri kita ini sejajar dengan kabupaten lainnya di Maluku Utara,” tutupnya. (udy)

Berita Terkait