TERNATE – Tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Ternate mengaku uji sampel pembangunan Puskesmas Sulamadaha dan pembangunan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Ternate tahap II tahun 2014 yang dilakukan oleh Politehnik Manado tidak lama lagi hasilnya akan dikantongi.
“Hasil konfirmasi kami untuk hasil uji sampel pembangunan Puskesmas Sulamadaha dan pembangunan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Ternate, bakal keluar usai Idul Fitri,” kata Kasi Pidsus Kejari Ternate, Andri E Pontoh saat dikonfirmasi, Senin (18/5).
Ia menegaskan uji sampel itu dilakukan dan telah dibawa langsung oleh tim Politehnik Manado beberapa bulan lalu dalam rangka memperkuat penyidikan fakta dugaan tindak pidana korupsi pembangunan Puskesmas Sulamadaha pada 2016 senilai Rp 2,1 miliar dan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Ternate tahap II tahun 2014 senilai Rp 309.920.551.
Menurutnya, jika hasil tersebut sudah keluar pihaknya akan melakukan gelar perkara kasus tersebut untuk menentukan penetapan tersangka. “Uji sampel ini sesuai permintaan ahli BPKP kepada penyidik untuk bisa melanjutkan ke penetapan tersangka,” tandasnya. (dex)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

