WASILE – Baru sepekan warga 4 desa di kecamatan Wasile Selatan, melakukan aksi terkait dugaan pencaplokan lahan milik Halmahera Timur, aksi yang sama kembali dilakukan warga, yang berakhir pada pemboikotan aktivitas Kantor Camat Wasile Selatan dengan memalang menggunakan kayu.
Informasi yang dikantongi media ini, masa aksi kini siap duduki Kantor camat jika masalah ini tidak mendapat respon. Pada aksi ini, ribuan warga Wasile Selatan terlihat duduk di sepanjang jalan yang berada di kantor kecamatan, dengan mengibarkan bendera merah putih serta beberapa tulisan yang tertuju pada Camat Wasile selatan.
Meluapnya Aksi yang berakhir pemboikotan kantor camat itu disebabkan, masyarakat merasa kecewa terhadap Camat Wasile selatan yakni Man Usman yang menyerahkan Tanah kepada pemerintah kecamatan Weda Tengah, kabupaten Halmahera Tengah dengan luas 120 Hektar, ironisnya penyerahan tanah milik warga itu, diduga dilakukan Camat Wasile Selatan secara sepihak, tanpa sepengetahuan warga Kecamatan Wasile Selatan.
Seorang peserta aksi Wiliam mengatakan, aksi pemboikotan kantor camat Wasile Selatan yang dilakukan ribuan masyarakat, karena sangat kecewa dan tidak percaya pemerintah kecamatan yang bersikap merugikan Masyarakat di wilayah kecamatan Wasile Selatan.” Aksi ini bagian dari kekecewaan masyarakat dan tidak ada lagi rasa percaya kepada pemerintah kecamatan, sehingga dilakukan pemboikotan Kantor Camat,” kata Wiliam, Senin (6/7). Lanjut dia, aksi pemboikotan kantor camat ini akan terus berlanjut hingga Pemda Haltim dan DPRD datang menemui masyarakat Wasile Selatan.” Aksi Boikot ini dibuka apabila Pemda dan DPRD Haltim datang dan temui kami masyarakat,” ujarnya.(ais)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

