MABA – Wakil Bupati Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) Anjas Taher meminta, Dinas Kesehatan (Dinkes) Haltim segera membuat pemetaan kasus kesehatan di Haltim.
Hal itu sebagai bentuk data untuk mengetahui dan mencegah kasus kesehatan, menyusul adanya Informasi Kabupaten Haltim adalah salah satu Kabupaten yang menyuplai Kasus Stunting tertinggi di Maluku Utara.
Wakil Bupati Haltim Anjas Taher, saat ditemui di ruang kerjannya Rabu, (24/03/2021) menyampaikan, untuk mengatasi kasus tersebut, Dinas terkait tentunya harus melakukan deteksi dini dengan cara melakukan pemetaan kasus, sehingga itu menjadi acuan bagi pemerintah Daerah untuk melakukan pencegahan.
“Kepala Kepala Dinas inikan sebagai pelaksana Teknis dan fungsi fungsi yang menjadi tanggung jawab Pemerintah, sehingga kepala dinas harus mempunyai kreativitas, nah untuk menjawab deteksi dini pada kasus Stunting tersebut, dinas terkait harus membuat peta kesehatan sehingga bisa tahu dimana titik yang terdapat Stunting, dan bisa berapa jumlahnya,” tegas Anjas .
Anjas mengatakan, untuk Pemetaan tersebut Dinkes bisa memanfaatkan Puskesmas di masing masing Kecamatan dengan Program Sanitasi Kesehatan, Sebab Kata Ketua DPD Partai Golkar itu, Jika masing Masing Puskesmas Melaporkan kondisi Kesehatan di Wilayah Pelayanan masing masing, maka itu akan menjadi acuan bagi Dinas terkait untuk dijadikan dasar pencegahan.
Ia mengaku, dalam waktu dekat ini pihaknya akan memanggil semua kepala Dinas untuk diminta informasi setiap program yang dijalankan. Sehingga itu, pimpinan SKPD agar selalu intens dalam memberikan informasi dalam bentuk data.(cr-05)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

