TOBELO – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia, mengakui hasil tes dari laboratorium PCR milik PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) yang dilakukan sesuai dengan peraturan pemerintah Indonesia.
Dimana anjuran dari Organisasi Kesehatan Dunia PBB (World Health Organisation/ WHO), tes usap PCR (Polymerase Chain Reaction) merupakan metode yang paling akurat dalam mengidentifikasi virus SARS-CoV-2.
Manajer Komunikasi PT. NHM, Ramdani Sirait menyebutkan, dengan diakui laboratorium PCR milik PT NHM merupakan sebuah kebanggaan, karena dalam membuat sistem pencegahan dan penanggulangan Covid-19 untuk karyawan dan mitra kerja perusahaan, dilakukan sesuai dengan peraturan Pemerintah dan protokol kesehatan (prokes).
“Dalam penanganan Covid-19, Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 PT NHM mendapat dukungan penuh dari Presiden Direktur PT NHM, Robert Nitiyudo Wachjo dalam upaya penanggulangan COVID-19 di Gosowong,” jelasnya, Rabu (04/08/2021).
Dijelaskannya, dukungan yang diberikan Presdir diantaranya, penyediaan fasilitas laboratorium PCR di Tambang Emas Gosowong milik PT NHM di kabupaten Halmahera Utara (Halut), Provinsi Maluku Utara (Malut), yang dioperasikan tim Tirta Medical Center dan di bawah pengawasan Departemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) PT NHM. Selain itu, dalam mendukung penanganan, laboratorium PCR lain juga telah dihibahkan PT NHM kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Halut untuk membantu Pemerintah Daerah (Pemda) dalam upaya pemantauan dan pengendalian Covid-19.
Diketahui, Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. HK.01.07/MENKES/4642/2021 tentang Penyelenggaraan Laboratorium Pemeriksaan Coronavirus Disease 2019 (COVID-19), di seluruh Indonesia ada 742 laboratorium yang diakui Pemerintah dan terdaftar di bawah Kemenkes RI. Selain Laboratorium PCR PT NHM di Tambang Emas Gosowong, di Provinsi Maluku Utara saat terdapat enam laboratorium PCR yang terdaftar di Kemenkes, termasuk Laboratorium Dinkes Kabupaten Halmahera Utara (Halut) yang merupakan bantuan PT NHM, dan laboratorium RSUD Chasan Boesoirie Kota Ternate.
Ditambahkannya, sejak periode 14 Oktober 2020 hingga 3 Agustus 2021, laboratorium PCR PT NHM di Gosowong sudah memeriksa 57.558 sampel usap PCR.
“Proses pemeriksaan sampel dimulai dari tim medis yang melakukan tes usap para karyawan di lokasi sesuai jadwal. Setelah itu, sampel dikelompokkan menurut kategorinya masing-masing (positif, N1 dan N2), serta dikemas dengan aman di wadah khusus, kemudian diantar oleh tim medis dengan disertai dokumen serah-terima sampel ke laboratorium PCR Gosowong,” terangnya.
Menurutnya, Manajemen PT NHM sangat memberi perhatian dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Covid-19 terutama untuk para karyawan dan mitra kerjanya. “Perhatian dilakukan sehingga aktivitas tambang emas Gosowong dapat terus beroperasi, aman, sehat dan maksimal dan dapat terus memberikan kontribusi,” ucapnya. (fer)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

