TOBELO – Guna menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam mengikuti vaksinasi, Tim Satuan Gugus Tugas (Satgas) telah melaksanakan rapat koordinasi pada Senin (11/10/2021) lalu bertempat di posko Satgas di Rumah Adat Hibualamo. Dalam rakor tersebut, Satgas Covid-19 Halut yang dihadiri langsung Sekda Halut Erasmus J. Papilaya membicarakan kaitan bagaimana meningkatkan kesadaran bagi masyarakat untuk ikut vaksinasi dengan memberikan edukasi lebih intens.
Tim Ahli Jhon Manginbulude menyebutkan PCR sudah teregistrasi oleh negara dan PCR masih ada 300 tersisa sampel PT. NHM. Selain itu untuk pelaporan pertanggungjawaban sangat ketat terkait sampel. “Dalam 1 hari kami sudah bisa periksa 15 sampel dan untuk pelaku perjalanan,” jelasnya. Dijelaskannya untuk pemeriksaan sampel dikenakan biaya untuk umum sebesar Rp525.000 dan bagi pelajar dan mahasiswa sebesar Rp275.000 dan diperkuat dengan terbitnya SK Bupati Halut serta pembayaran akan dilakukan 1 pintu yaitu di Dinkes Halut.
Sementara itu, Sekda menyebutkan untuk vaksinasi beberapa minggu ini sangat minim sehingga perlu menjemput bola yaitu dengan sasaran kampus-kampus dan sekolah yang berada di Halut.
Sementara Plt. Kadinkes Selfianus Kaya menyebutkan sisa vaksin yang ada di Halut sebanyak 20.000 vial dan akan datang lagi sebanyak 20.000 vial. Selain itu, Halut memiliki 23 tim vaksinator yang diterjunkan untuk percepatan program vaksinasi. “Akan dibuatkan 14 pos pemeriksaan kartu vaksin di Halut,” jelasnya.
Diketahui rapat yang dilaksanakan yakni pelaksanaan kegiatan diantaranya Pada kamis tanggal 14 Oktober akan dikumpulkan para pedagang bergerak untuk di vaksin. Sementara pada jumat tanggal 15 Oktober 2021 akan diundang para pemilik swalayan untuk rapat dengan satgas covid terkait dengan masyarakat yang masuk di swalayan wajib menunjukan kartu vaksin. (fer)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

