WEDA – Genap dua bulan masa kepemimpinan Penjabat Bupati Halteng Ikram Malan Sangadji (IMS) menjalankan roda pemerintahan. Pada Senin (27/02/2023), IMS memimpin langsung apel pagi.
“Tanggal 27 hari ini adalah dua bulan saya berada di Halteng,” ucap IMS.
Selama dua bulan itu, Ikram memberikan apresiasi atas kinerja pimpinan OPD dan jajaran. “Selama dua bulan ini saya melihat kinerja OPD terus meningkat, untuk itu saya berikan apresiasi,” ujarnya.
IMS juga mengingatkan kepada seluruh pimpinan OPD agar memberdayakan staf, pasalnya staf adalah bagian penting dari satu organisasi. “Biarkan mereka juga nikmati apa yang kita nikmati. Jangan pimpinan OPD saja yang ke Jakarta. Berangkat Jakarta tidak ajak Kabid, kasi, kasubag dan staf. Jadi saya minta agar semua pegawai bisa ke Jakarta,” ujarnya.
Untuk itu apabila ada kegiatan dan atau bimtek berikan kesempatan kepada kasubag, kasi dan staf juga. “Selama satu tahun kedepan kalian diberikan kesempatan untuk laksanakan bimtek dan lain sebagainya. Agar ilmu yang diserap bisa diterapkan di lingkungan kerja,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu IMS kembali mengingatkan bahwa salah satu kewenangan yang diberikan kepadanya adalah melakukan mutasi. Sehingga dirinya tetap menilai kinerja seluruh OPD. “Saya tidak segan segan, setelah konsultasi ke KASN, itu KASN memberikan kewenagan ke saya untuk melakukan rotasi. Dan itu jelas dalam poin pertama SK pengangkatan saya sebagai Penjabat Bupati,” tegasnya.
Dia juga meminta agar OPD dan jajarannya jangan terlalu banyak bekerja dalam ruangan. “Seringlah ke lapangan. Karena banyak masalah di lapangan dan itu mudah ditangani. Selain itu juga apabila banyak di lapangan maka sudah pasti banyak dapet uang jalan,” sebutnya.
Ikram menyampaikan agar seluruh ASN selalu kompak dan bekerja dengan kejujuran. “Saya minta kita jujur dan tertib. Banyak masalah karena tidak jujur, banyak masalah karena kita tidak terbuka. Itu berarti kejujuran itu di atas segala-galanya,” tandasnya.
Dia juga menginginkan agar seluruh OPD dan perangkatnya kerja cepat, kerja benar dan kerja baik. “Jadi kalau tidak jujur maka kerja penuh dengan rekayasa. Saya ingin Pemda Halteng bekerja dengan jujur. Karena tanpa kejujuran kita tidak bisa lakukan sesuatu,” pintanya. (udy)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

