Dugaan ini diperkuat dengan rencana pelantikan pejabat di lingkup Pemkab Halbar dalam waktu dekat hasil asesmen beberapa waktu lalu. Isu pelantikan kembali mencuat beberapa hari belakangan yang diduga bakal dilaksanakan pada Jumat, namun tertunda.
“Dugaan saya, ini tindakan yang sengaja dilakukan oleh oknum ASN di internal Pemda Halbar, karena merasa Bupati James sudah hilang kepercayaan,” ujar salah satu ASN di Pemkab Halbar.
Tidak hanya jabatan, hak-hak ASN berupa gaji 13 hingga saat ini tak kunjung dicairkan. Sementara tunjangan kinerja yang memiliki jabatan tertentu dicairkan.
“Mestinya gaji 13 sudah harus dicairkan, karena kalau tukin saja yang dicairkan maka sudah tentunya para staf yang tidak memiliki jabatan merasa terabaikan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Seksi dan Kerja Sama Satpol PP Halbar, Haerun Hamjah, mengaku pihaknya yang akan membersihkan grafiti tersebut apabila cat-nya sudah ada. “Tadi (kemarin) salah satu Kabid di Dinas PUPR akan menanggung cat, dan kami yang nanti membersihkan coretan-coretan itu,” tutur Haerun.
Di tempat terpisah, Bupati James Uang ketika dikonfirmasi terkait rencana pergeseran posisi mengaku merupakan hal yang biasa tidak ada yang luar biasa.
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)
