Penanganan Selama Musibah Banjir Oleh Pemkab Halteng 

Penanganan fisik pasca banjir ditetapkan dua strategi yaitu jangka pendek dan jangka panjang, untuk jangka pendek : (1) sodetan dan pengerukan lumpur dan sedimentasi di badan dan muara Sungai Kobe; (2) perbaikan jaringan air bersih dan instalasi listrik (diberikan waktu 3 hari dari tanggal 26 Juli 2024), serta preservasi jalan raya sepanjang 6,7 meter ruas jalan Lukulamo-Lelilef, perbaikan sekolah dan rumah ibadah yang rusak ringan.

Penanganan jangka panjang telah dimasukkan dalam program tahun 2025 baik melalui APBN dan APBD provinsi dan Kabupaten Halteng, sarta pihak perusahaan pertambangan dengan pos PT. IWIP 70 persen. 

Hasil rapat koordinasi disepakati PT. IWIP melaksanakan pekerjaan jangka pendek penanganan sungai dan jalan, sedangkan fasilitas pendidikan dan kesehatan oleh Pemda Halteng, unit kerja kementerian PUPR di provinsi Maluku Utara akan membantu akselerasi perizinan pusat baik jangka pendek (Surat Pemberitahuan telah disampaikan oleh Pemda Halteng ke PT. IWIP) dan jangka panjang (akan dibahas lanjut).

Terkait hal itu, Pj. Bupati Halteng Ikram M Sangadji (IMS) atas nama pemerintah daerah mengucapkan terima kasih kepada (1) Kapolda Maluku Utara dan Kapolres Halteng, serta jajarannya, (2) Danrem Ternate dan Dandim 1512/Weda serta jajarannya, (3) Kejari Weda dan jajarannya; (4) Pimpinan OPD dan Jajarannya; (5) Unit Kerja Teknis Kementerian PUPR di Maluku Utara; (6) PKK dan Dharma Wanita, Persit, Bhayangkari; (7) Manajemen Perusahaan Pertambangan yang terlibat langsung: (8) Camat, kepala Desa, serta jajarannya; (9) Kepala Sekolah dan Guru; (10) wartawan TV dan online, (11) relawan Pemuda Tanjero, Lukulamo, Waibulan, Lelilef, Pemuka Agama, relawan lokal dan pendatang, dan seluruh sukarelawan yang ikut terlibat langsung; dan (12) yang telah memberikan donasi dan bantuan penanganan banjir dan pasca banjir di sebagian kecamatan Weda Tengah dan sebagian Kecamatan Weda Utara.

“Ucapan terima kasih juga kepada masyarakat baik yang tetap di rumah dan menempati tempat pengungsian yang telah menjaga keselamatan diri dan keluarga, serta selalu mengikuti arahan petugas dan relawan sehingga tidak ada korban jiwa,” ucapnya.

“Semoga Allah SWT, Tuhan yang Maha Kuasa meridhoi dan membalas kebaikan bapak ibu, dan saudara saudari,” tuturnya.

Pewarta   : Amirudin Ibrahim
Editor   : Mahmud Daya

Berita Terkait