LABUHA – Desa Prapakanda, Kecamatan Batang Lomang, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), memanas. Puluhan warga menggelar aksi protes menolak pengangkatan penjabat (Pjs) Kepala Desa (Kades) baru, Muklim Kuilo, Senin (24/3/2025) kemarin.
Kedatangan Muklim Kuilo yang ditunjuk oleh Bupati Halsel Hasan Ali Bassam Kasuba untuk menggantikan Adri Musa berujung ricuh. Warga menilai keputusan Bupati Bassam tidak sejalan dengan aspirasi warga dan dianggap menabrak prosedur. Massa yang tersulut emosi memalang kantor desa dan membakar ban bekas di jalanan utama sebagai bentuk penolakan.
Tak hanya itu, aksi penolakan semakin panas saat puluhan warga menghadang Pjs Kades bersama Camat Batang Lomang di pelabuhan desa. Saat rombongan tiba menggunakan loangboat, massa langsung berkerumun dan mengusir mereka sebelum sempat menginjakkan kaki di tanah Prapakanda.
Koordinator aksi, Muhlas Adam, menegaskan, warga menolak keras kehadiran Pjs Kades baru karena tak adanya Surat Keputusan (SK) pemberhentian bagi Kades sebelumnya, Adri Musa. “Pergantian ini cacat prosedur. Hingga kini SK pemberhentian Adri Musa belum diterbitkan, yang ada hanya SK pengangkatan Pj. Ini jelas melanggar aturan,” tegas Muhlas.
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

