Dukcapil Tak Punya Data Jumlah Perpindahan Penduduk

Disdukcapil Halmahera Barat

JAILOLO – Miris!. Itulah kata yang tepat dialamatkan kepada Dinas kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Halmahera Barat. Bagaimana tidak?, instansi yang mengurusi soal penduduk justru tidak punya data jumlah perpindahan penduduk, baik perpindahan domisili terdaftar sebagai warga Halbar maupun pindah domilis ke antar kabupaten/kota.

Kepala Dinas Dukcapil Andi Pili ketika dikonfirmasi belum lama ini mengakui hal  tersebut. Namun ia beralasan, hanya mengantongi data harian warga yang berkeinginan pindah berdomisili di daerah lain.

“Kami hanya memiliki data harian, misalkan, kemarin 9 warga dan hari ini 8 warga yang mengajukan pindah penduduk. Data itu langsung dikirim ke pusat, jadi kami tidak tahu jumlah secara total,” kata dia.

Selain itu, jumlah data tahunan pun juga tidak dikantongi. Lagi-lagi alasan data tersebut ada di Kemendagri. “Data parkir untuk jumlah total pindah penduduk Itu ada di Bank data Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil. Jumlah total pada Januari hingga Desember 2020, pihaknya harus meminta Izin ke pusat guna mengcover data tersebut,” ujarnya.

Padahal, dirinya sendiri mengetahui jika warga Halbar akhir tahun 2020 hingga saat ini memilih  hengkang kabupaten lain hanya para pelamar kerja. Misalnya mereka pindah ke Kecamatan Weda, Kabupaten Halmahera Tengah hanya untuk memasukan surat lamaran kerja, kemudian balik lagi ke Halbar setelah mendengar ada yang membuka lowongan pekerjaan, semisal PT.TUB di Kecamatan Loloda.

Meski begitu, pihaknya berupaya untuk mengcover sejumlah data perpindahan serta bakal menginformasikan sejumlah data jika disetujui dalam permintaannya. “Kami akan mengajukan permintaan data tersebut. Apabila disetujui, maka akan dipublish,” janji kadis. (ais)

Berita Terkait