Hanura Pecat dan PAW Marsela

DPRD Halmahera Barat

JAILOLO – Sudah jatuh tertimpah tangga. Kalimat ini pantas di alamatkankepada Marsela Tampi. Sudah dipecat dari keanggotaan Partai Hanura, Marsela juga diberhentikan sebagai anggota DPRD Kabupaten Halmahera Barat.  

Marsela menggantikan Denny Palar karena mencalonkan diri sebagai calon pada pilkada 2020 lalu dipecat dan dilakukan Pergantian Antar Waktu (PAW) berdasarkan lewat hasil rapat Pleno DPC yang ditindaklanjuti dalam rapat pleno DPD Hanura Provinsi Maluku Utara.

“Alasan pemberhentian terhadap yang bersangkutan (Maresa) karena melakukan manuver-manuver politik dengan mengabaikan segala mekanisme dalam aturan partai,” kata Ketua Umum DPD Malut Basri Salama, melalui rilisnya, Selasa (23/2/2021) kemarin.

Menurutnya, pelantikan Marsela yang menggantikan Denny Palar tanpa ada persetujuan dan pengusulan lewat internal partai sebagaimana diatur dalam  Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Partai serta UU No 17 tahun 2014 tentang MD3 yg telah diubah menjadi UU no 13 tahun 2019.

Basri mengatakan, usulan pemecatan dari keanggotaan partai dan permohonan PAW akan diajukan ke DPP pekan ini. Selain itu, pihaknya telah menyurat ke DPRD Kabupaten Halbar untuk menghentikan segala hak Maresa.

“Sambil menunggu proses di internal partai. Kami juga sudah menyurat ke DPRD Halbar untuk menghentikan segala pemenuhan hak anggota kepada saudari Marsela karena pengesahan status keanggotaan Marsela sebagai Anggota DPRD cacat prosedur,” tegasnya.

Basri juga meminta gubernur, Bupati dan DPRD setempat agar meninjau hasil pengesahan terhadap Maresa .”Kami juga meminta gubernur, bupati dan DPRD Halbar meninjau kembali pengesahan terhadap yang bersangkutan,” pintanya.

Basri menegaskan, pada kader partai Hanura di Halbar agar tidak semena-mena mengatasnamakan DPC Halbar tanpa ada perintah pimpinan. “Kami berharap kader-kader Hanura di Halbar tidak berspekulasi. Dan saya peringatkan juga kepada beberapa kader agar jangan lagi mengatasnamakan DPC Halbar tanpa ada mandat dari ketua dan sekretaris DPC. Dan mereka itu akan kami beri sanksi,” tegasnya. (ais)

Berita Terkait