JAILOLO – Puluhan massa mendatangi Kantor Bupati Kabupaten Halmahera Barat, Kamis (25/11/2021) kemarin. Mereka mendesak Bupati James Uang segera mencopot Kepala Desa Ake Jailolo, Iswandi Sake.
Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Inspektorat, Iswandi diduga menyalahgunakan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2018-2019 dengan total kerugian negara mencapai Rp. 50 juta. “Bupati segera mengeluarkan SK pemberhentian Kades,” kata Noval Sabale, salah satu orator, dalam orasinya.
Ia mengatakan, aksi ini bentuk keresahan warga. Karena itu, ia meminta pemerintah jangan politisir permasalah tersebut. Kendati kades sudah melakukan pengembalian kerugian negara Bupati harus mengeluarkan SK pemecatan. “Kami anggap ada konspirasi antara pemerintah daerah dan pemerintah kecamatan, karena beberapa pergantian camat tidak pernah direspon,” tambah orator lain, Agus Hamisi.
Massa aksi mengancam akan boikot jalan lintas Trans Halmahera jika tuntutan mereka tidak direspon. Buktinya, mantan camat Jailolo Selatan bahkan sabotase aksi mereka, sehingga selama dua tahun ini pemerintah daerah tidak dapat menyelesaikan permasalahan-permasalahan di Desa Ake Jailolo itu sendiri. “Kami mendesak bahwa Kades Iswandi dicopot dari jabatannya sebagai kepala desa,” katanya, seraya mengatakan, Pemkab Halbar dinilai memelihara mafia desa, bahkan Camat Jailolo Selatan juga diduga melindungi kepala Desa Ake Jailolo. (ais)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

