JAILOLO – Pelaksanaan Festival Teluk Jailolo (FTJ) yang berlangsung Desa Gufasa, Kecamatan Jailolo Kabupaten Halmahera Barat dinilai tidak memberikan dampak bagi daerah.
Iven yang menghadirkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno pada malam pembukaan dan malam penutupan yang diisi artis Ibu kota Grup Band Ada Band itu menuai sorotan.
Pasalnya, event tahunan yang digelar itu menelan anggaran yang tidak sedikit. “Iven yang mengeluarkan anggaran pada FTJ tanpa ada kontribusi yang jelas. Padahal, daerah ini butuh sentuhan pembangunan, terutama infrastruktur,” kata seorang warga, Rabu (22/6/2022) kemarin.
Hal senada dikatakan warga lain. Bagi mereka, kegiatan FTJ yang berusia ke-13 itu hingga saat ini tidak memberikan dampak apa pun. Sebab, sebelumnya sampai saat ini hanya jadi kenangan, karena setelah kegiatan tidak terasa dampaknya.
“Kalau habiskan anggaran percuma, lebih baik menata pembangunan daerah. Apalagi, daerah ini masih banyak harus dibenahi, salah satunya pusat ibu kota,” tandas seorang warga tak mau namanya di ekspos. (ais)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

