LABUHA – Hujan lebat yang mengguyur Halmahera Selatan Selasa (30/8/2022) terjadi sejak pukul 13.30 – 18.00 WIT, selain merendam 3 desa di Kecamatan Bacan Timur Tengah dan Kecamatan Bacan Timur Selatan .
Banjir juga merusak 1 unit jembatan penyebrangan. Jembatan yang menghubungkan Desa Songa dan Desa Bibinoi putus. Sementara ketiga desa terencam banjir adalah Desa Bibinoi, Songa dan Desa Wayaua.
Ratusan warga harus mengungsi ke tempat aman sebab rumah mereka tergenang air akibat meluapnya air sungai dan drainase. Untuk di Desa Bibinoi jumlah rumah yang terendam sebanyak 93 KK. Sementar di Desa Wayaua sebanyak 18 KK.
“Korban jiwa tidak ada sedangkan untuk kerusakan rumah belum ada data,” kata Kepala BPBD Halsel, Muhammad Ihwan Rabu (31/8/2022) kemarin, rilis laporan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, telah mengirim tim reaksi cepat (TRC) yang diketuai Kepala BPBD dan Danramil Bacan untuk melakukan pemantauan, koordinasi dan pendataan.
Mantan Sekretaris Dinas Perhubungan itu bilang, dari hasil kajian tim TRC BPBD di lokasi pada pukul 23.00 WIT, kebutuhan mendesak bagi pengungsi di Desa Songa, yakni berupa logistik, selimut, tikar dan pembersihan drainase, badan jalan serta rekayasa jalur air dan perbaikan jembatan.
Di Desa Bibinoi juga sama termasuk upaya pengerukan saluran pembuangan, begitu juga di Desa Wayaua selain logistik juga dilakukan rekayasa jalur air. (nan)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

