Pertumbuhan Ekspor 2022 Dongkrak Ekonomi Maluku Utara

Kata dia, capaian output Malut triwulan I tahun 2022 terbesar dipegang oleh sektor infrastruktur sebesar Rp 85,16 Miliar dari pagu sebesar Rp 682,32 Miliar, disusul oleh sektor pendidikan yang terealisasi sebesar Rp10,59 Miliar dari pagu sebesar Rp 109,54 Miliar, sektor kesehatan terealisasi sebesar Rp1,25 Miliar dari pagu sebesar Rp 43,67 Miliar.

Realisasi penyaluran KUR hingga triwulan I tahun 2022 sebesar Rp 274,5 Miliar dengan jumlah debitur sebanyak 5,240 debitur, dengan Kota Ternate menjadi Kabupaten/Kota dengan nilai penyaluran dan jumlah debitur terbanyak di wilayah Maluku Utara

Sedangkan untuk realisasi pembiayaan UMi tercatat sebesar Rp 133,4 juta dan sebanyak 30 debitur, Kota Ternate masih menjadi Kabupaten/Kota dengan jumlah debitur terbanyak. 

Karena itu, diperlukan adanya pemerataan informasi terkait KUR dan UMi sehingga dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas. Dari sisi stabilitas sistem keuangan, kondisinya masih terjaga. 

Penyaluran kredit ke-46 sektor prioritas menunjukkan peningkatan yang tinggi pada hampir semua sektor, diiringi dengan turunnya risiko kredit yang diukur melalui rasio NPL. Selain itu, kredit yang direstrukturisasi pun mengalami penurunan signifikan. 

Perbaikan kondisi ekonomi masyarakat merupakan momentum yang tepat dalam mendorong peningkatan keuangan inklusif, dimana selama triwulan I 2022 terjadi pertumbuhan positif transaksi digital seperti QRIS dan e-commerce.

Analisis tematik untuk KFR triwulan I tahun 2022 membahas terkait peran fiskal (program pusat-daerah) untuk mendorong kemandirian UMKM. 

Diketahui bahwa per Mei 2022, di Malut terdapat sebanyak 5.343 pelaku usaha UMKM yang mengajukan pembiayaan KUR dan UMi dengan debitur terbanyak pada sektor perdagangan

UMKM ini menjadi salah satu penopang roda perekonomian di Malut, dalam mendukung kemandirian UMKM tersebut, pemerintah pusat memberikan dukungan program kebijakan penerapan PPh 0 persen bagi UMKM dengan omset Rp 500 juta sesuai dengan UU No 7 tahun 2021, pemerintah pusat juga mendukung kemandirian UMKM melalui pembiayaan KUR dan UMi. 

Adapun untuk Pemda sendiri mendukung UMKM dengan adanya proyek KAMU TUMBUH (Kartu Maluku Utara Tumbuh yang berupa kartu identitas kepada masyarakat Malut rentan untuk mendapat fasilitas mengakses program pelatihan keterampilan yang menunjang UMKM dan ekonomi kreatif) serta peningkatan inovasi dan penerapan teknologi terapan untuk hilirisasi skala mikro dan kecil sektor unggulan daerah. 

Kemenkeu Satu Malut juga mendukung UMKM dengan adanya program rumah UMi serta program pengembangan UMKM oleh para instansi Kemenkeu di Maluku Utara.

Lebih lanjut Kepala Kanwil DJPb Maluku Utara menyimpulkan, pertumbuhan ekonomi Maluku Utara pada triwulan I Tahun 2022 mengalami pertumbuhan yang sangat signifikan, meskipun komponen penyumbang terbesar masih dipegang oleh sektor industri pengolahan dan industri pertambangan. 

Di sisi fiskal, realisasi belanja APBD masih perlu ditingkatkan untuk mencapai output dan outcome yang optimal karena hingga triwulan I tahun 2022, realisasi belanja TKDD bahkan belum mencapai 10 persen dari pagu. 

Berita Terkait